Yogyakarta – Sejarah
telah membuktikan Madrasah Muallimaat dan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta
telah ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Hal tersebut
disampaikan Agustina Ernawati Direktur Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta
dalam menyambut Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan RI dikompleks Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta,
Selasa (3/4).
| Peletakkan Batu Pertama Kampus Terpadu Muallimin (sumber foto: ilhaamfanani.blogspot.com) |
Erna melanjutkan
Kehadiran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan Menteri
Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menjadi kado
terindah bagi Madrasah.
"Ekspektasi
masyarakat terhadap Madrasah semakin tinggi, tantangan juga semakin besar,
Madrasah Muallimaat tetap konsen sebagai sekolah kader untuk mencetak
perempuan-perempuan berkemajuan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045,"
kata Erna.
Tahun ini Madrasah
Muallimaat dan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta telah memasuki usia satu abad.
"Satu abad Mu'allimaat akan mewujudkan salah satu harapan yaitu memiliki
kampus terpadu dibawah PP Muhammadiyah dengan area 5 hektar dan bisa menampung
5000 santri. Salah satu harapan besar ini akan terwujud dalam waktu dekat
ini," lanjutnya.
Pada akhir
sambutannya Erna memohon doa dukungan dan motivasi dari para hadirin agar
Madrasah Muallimaat Muhammadiyah senantiasa dapat mewujudkan harapan untuk
kemajuan masa depan.(syifa)
Sumber: umm.ac.id | suaramuhammadiyah.id

