Setelah melalui beberapa tahap yang cukup panjang, akhirnya
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dapat menambah jumlah dosennya yang
tersertifikasi. Dari total dosen yang mengikuti proses sertifikasi dosen sesi
pertama tahun 2019 ini, 98% dinyatakan lulus.
Hal ini tentu menjadi berita gembira yang dinanti-nanti terutama
bagi para dosen yang sudah berjuang menjalani proses ini. Proses sertifikasi
dimulai sejak 28 januari 2019 yaitu tahap verifikasi dosen yang memenuhi syarat
untuk sertifikasi, hingga pengumuman tanggal 28 Mei 2019 yang dapat diakses di
laman sister.ristekdikti.go.id. Sebanyak 15 dosen Umsida akhirnya lulus
sertifikasi.
“Dengan adanya penambahan 15 dosen yang tersertifikasi ini, berarti
saat ini 50% dosen Umsida sudah tersertifikasi. Harapan kami, pada semester
depan dosen bersertifikasi dapat meningkat lagi menjadi 60%.” Tutur Rifdah
Abadiyah SE M SM CHCM Direktur Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia
(DPSDM) Umsida.
Rifdah menambahkan, dengan sertifikasi ini juga diharapkan ada
peningkatan pada kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Karena
setelah mendapatkan sertifikat dosen, maka ada kewajiban untuk melaporkan Tri
dharma nya yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan abdimas setiap
semester. Tunjangan yang didapatkan dari pemerintah sebagai fasilitas atau
stimulan untuk meningkatkan kompetensi dosen.
Ir Sumarno MM ialah salah satu dosen dari 15 dosen yang lulus
sertifikasi. Dosen Tehnik Informatika yang juga menjabat sebagai Direktur
Direktorat Sistem Tehnologi Informasi (DSTI) ini, mengaku sudah empat kali
sejak tahun 2015 mengikuti proses sertifikasi dosen, dan akhirnya lolos di
tahun 2019 ini
“Saya berusaha keras mengisi laman Sistem Informasi Sumberdaya
Terintegrasi (Sister), terutama bagian deskripsi diri, saya mengisinya
minimalis tidak sebanyak seperti teman-teman yang lain. Awalnya pesimis, tapi
Alhamdulillah ternyata lulus,” Ungkap pak Marno sapaan akrabnya.
“Banyak pihak yang sudah mensupport saya, mulai dari teman-teman
pusdasim dan dosen Tehnik, tim DPSDM sampai Pimpinan Universitas..semuanya
memberikan dukungan pada saya.” Tutur pria 58 tahun ini.(Hesty)
Sumber:
umsida.ac.id

